Postingan

Diary of Ramadhan #1 Deg-degan Menyambut Ramadhan

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Tiap menjelang Ramadhan entah kenapa biasanya saya suka ngerasa deg-degan. Nggak tau apa sebabnya. Excited iya tapi deg-degan juga iya hehe. Mungkin karena bulan Ramadhan ini termasuk ke dalam salah satu bulan yang penting dan memorable bagi umat Islam. Biasanya justru ketika Ramadhan kegiatan saya lebih banyak dibandingkan bulan-bulan lainnya #soksibuk hoho.
Di awal-awal Ramadhan biasanya kita masih semangat EMPAT LIMA. Masih larut dalam euforia Ramadhan gitu. Giliran udah masuk pekan kedua dan seterusnya mulailah semangat berburu lailatul qadar kian menurun. Kalau nggak percaya silahkan aja cek jumlah shaf barisan shalat tarawih. Biasanya sih udah berkurang drastis. Biasanya lho ya tapi semoga saja pendapat saya salah. Dan semakin bertambah hari biasanya jamaah shalat tarawih kian berguguran. Eh tapi semoga saja berkurangnya jamaah tarawih ini karena saudara-saudara kita sudah mudik ke kampung halaman J Alhamdulillah-nya sebelum Ramadhan saya ikut kajia…

Makan Besar !

Gambar
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Hari ini kuliah libur, libur Nyepi tepatnya. Kebetulan hari ini aku ada agenda ngeliwet bareng temen-temen. Acaranya di kost-an teh Sri. Janjian jam 10 tapi dateng jam 11 haha. Maaf yak. Setibanya di sana temen-temen yang lain udah pada sibuk motong-motong, sebagian lagi ada yang ngerebus ayam. Ulfah sama teh Nia motong-motong sayur dan bahan-bahan teh Sri ngerebus ayam. Desi lagi motong keciwis. Harusnya sih peserta acara ngeliwet hari ini 9 orang tapi berhubung teh Neni, Meta, Tintin, Muqita nggak bisa jadi kita cuma berlima. Alhamdulillah 'ala kulli hal.
Menu liwet kali ini ada keciwis, tempe orek, ayam goreng, tempe dan tahu goreng. Sebagai pelengkap ada semangka, pepaya dan melon untuk hidangan cuci mulut. Seluruh hidangan matang bertepatan dengan kumandang adzan. Pas banget waktu makan siang hehe. Beres shalat dzuhur berjamaah barulah kita menyantap hidangan. Alhamdulillah. Kebetulan teh Sri masak nasi liwetnya banyak banget. Masing-masing dikasi…

Happiness is...

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Bismillahirrahmaanirrahiim                 Kemarin aku baru aja beli beberapa buku dan watercolor ink. Hari ini rencananya aku mau ke BBC. Pengen lihat-lihat painting brush gitu. Kebetulan di sana dijual beberapa brush, ada yang set ada juga yang satuan. Aku lupa merknya apa yang jelas yg 1 set gitu itu merk China. Susah nyebutnya wkwkwk.  Kalau yang satuan merknya Lyra. Di sana juga tersedia cat air. Cukup variatif merknya persisnya ada merk apa aja aku lupa tapi ada merk Sebalion juga seingetku dan harganya jauh lebih murah. Pas aku cek drawing book Faber Castell-nya juga lebih murah dibandingkan dengan Rumah Buku. Kayaknya sih emang BBC lebih murah sometimes dibandingkan Toko Buku lain. Meskipun cuma beberapa ratus kan lumayan buat penghematan *hemat mode on.

Setelah melalui beberapa pertimbangan akhinya aku memutuskan untuk beli 1 round brush Lyra no 3 sama brush case warna orange. Tadinya aku sempet galau gitu beli nggak ya brush casenya. Kalau nggak…

Langkah Pertama

Bismilaahirrahmaanirrahiim
                Hari ini saya berniat untuk kirim paket ke Kantor Pos sekalian transfer ke Bank eh ternyata dua-duanya masih tutup. Berhubung ini masih tanggal 2 Januari dan masih dalam suasana tahun baru sepertinya kantor-kantor dan bank masih tutup cuti bersama. Sepulang dari Kantor Pos yang masih tutup itu saya berjalan ke Rumah Buku. Awalnya sih cuma Window Shopping aja. Melipir aja gitu. Lagian udah lama juga nggak main ke toko buku.                 Banyak buku baru dan diskon juga menyambut tahun baru. Dan seperti biasanya lagi ada obral buku murah juga di sana. Saking banyaknya saya sampe bingung mau mengantongi yang mana. Pengennya sih semuanya diangkut ke rumah hehe. Cukup lama juga saya di sana. Maklum kalau lagi di toko buku suka lupa diri eh lupa waktu maksudnya. Masuk Rumah Buku sekitar jam 3-an keluarnya jam 5 lebih haha. Di antara kekhilafan saya hari ini selain membeli 6 buku saya juga membeli cat air 12 Warna. Entah setan mana yang merasuki…

Menyemai Harapan Baru

Bismillaahirrahmaanirrahiim                 Judulnya kok terasa gimana ya? Agak lebay gitu tapi ya sudahlah. Mumpung masih hawa-hawa tahun baru saya pengen nulis nih hehe. Mudah-mudahan di tahun yang baru ini resolusi ngeblog one day one post bisa terlaksana aamiin. Bosen nih lama-lama jadi manusia yang penuh wacana hehehe. Jujur saya sama sekali nggak ngerayain tahun baru. Dan biasa aja sih nyambut tahun baru hehe. Nggak terlalu excited. Meskipun nggak ikut ngerayain tapi kalau harapan baru dan resolusi dalam menyambut tahun baru ya harus punya dong. Bingung juga sih apanya yang harus dirayakan? Perayaan itu kan normalnya diadain pas seseorang berhasil meraih sesuatu atau meraih kemenangan misalnya. Kalau kita belum meraih sesuatu atau pencapaian tertentu jadi apa dong yang harus dirayakan?                 Di hari pertama tahun baru ini saya full kegiatan dari pagi sampe maghrib. Pagi seperti biasa ikut kajian pekanan rutin dan siang-sore saya ada kelas asistensi. Niatnya sih ba’da …

Ippho Santosa, Sosok Motivator & Inspirator Favoritku

Gambar
Bismillaahirrahmaanirrahiim


"Guru biasa-biasa saja hanya bisa menceritakan. Sementara guru yang hebat bisa memberikan inspirasi"
Usianya belum genap 40. Pun beliau lahir dari latar belakang keluarga yang sederhana. Sejak kecil kondisi fisiknya amatlah lemah. Bahkan ketika duduk di bangku SMA ia sering pingsan sewaktu upacara dan mata pelajaran olahraga. Tidak hanya itu dalam pelajaran bahasa Inggris ia juga tergolong anak yang paling bodoh di kelas. Sudah lemah fisiknya, paling bodoh dalam mata pelajaran bahasa Inggris ia juga kuper dan minder. Sewaktu di tanah perantauan ayahnya meninggal. Demi menyambung hidup dan membiayai kuliahnya setiap hari ia berjualan makanan sejak pukul 6 sore hingga pukul 12 malam.
Ya, beliau lah salah satu guru saya. Guru yang tidak hanya pandai bercerita dan beretorika namun pandai memotivasi dan menginspirasi. Tidak hanya pandai berkata-kata namun bekerja terwujud dalam karya nyata. 
Mas Ippho Santosa. Sosok motivator, inspirator yang melalui…

Writing Spirit

BismillaahirrahmaanirrahiimBtw postingan ini terinspirasi pas browsing-browsing random gitu. Lupa sih baca dimana tapi intinya tentang semangat menulis. Dulu pas zaman kekhalifahan Islam baik Dinasti Umayyah maupun Abbasiyah lahir ulama-ulama terkenal. Beliau-beliau ini bahkan menelurkan karya-karya monumental yang hingga hari ini bisa kita nikmati.Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Al-Muwatta'-nya Imam Malik, Imam Syafi'i, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, Tafsir 30 Juz Ibnu Katsir dll.
Karya-karya para ulama ini nggak cuma di bidang Fiqh tapi merambah di segala bidang. Aqidah, Syari'ah, Sejarah dll. Ulama' terdahulu, mereka sama sekali nggak ada niatan menulis buat mencari materi. Motivasi beliau menulis murni karena ingin mengabdikan diri untuk umat. Menulis untuk mencerahkan umat. Menulis demi membimbing umat. Boro-boro dapet royalti. Kitab-kitab kita karangan ulama' ini justru kebanyakan dibukukan oleh murid-murid setelah beliau wafat.Nggak ada yang mereka cari selain Ridh…